Berbahaya : Mendikbud Larang Siswa Lakukan Acara Skip Challenge


Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy melarang para siswa melaksanakan skip challenge yang marak beredar ketika ini. Muhadjir mengaku prihatin dengan maraknya acara para siswa yang berbahaya tersebut.
Selain melarang para siswa tidak melaksanakan tantangan semacal itu, Mendikbud juga mengimbau para guru dan kepala sekolah menunjukkan perhatian khusus terhadap acara siswa di lingkungan sekolah.
"Permainan skip challenge sangat berbahaya bagi siswa, dan ini harus diberikan larangan keras. Guru dan Kepala Sekolah perlu menunjukkan perhatian terhadap acara siswa di lingkungan sekolah,” ujar Mendikbud dalam keterangan yang diterima wartawan pada Sabtu (11/3).
Muhadjir menekankan, bahwa acara permainan tersebut sangat membahayakan jiwa siswa baik jangka pendek maupun jangka panjang. Hal ini karena, permainan itu dilakukan dengan cara menekan dada sekeras-kerasnya selama beberapa waktu sehingga menjadikan pelakunya kejang dan pingsan.
“Apa yang dilakukan sewaktu muda, akan menunjukkan efek ketika sudah tua. Permainan tersebut sangat membahayakan, dan akan berdampak jelek bagi kesehatan siswa,” ungkapnya.
Mendikbud berharap para siswa di bawah bimbingan guru dan kepala sekolah tidak melaksanakan tindakan yang  berbahaya dan tidak mendukung masa depan. Ia justru meminta para siswa melaksanakan acara yang kasatmata dalam mengekspresikan diri.
"Aktivitas siswa saat-saat jam istirahat dan jam pulang sekolah perlu menjadi perhatian sekolah. Aktivitas yang membahayakan harus segera diberhentikan,” ujar Muhadjir.
Ia juga mengajak orang renta sanggup lebih aktif berkomunikasi dan memantau acara anak-anaknya. Disampaikannya, tugas orang renta untuk menunjukkan pemahaman ihwal risiko acara berbahaya ibarat skip challenge sangatlah penting.
Adapun ketika ini sedang viral video yang mempertunjukkan siswa melaksanakan tantangan skip challenge atau _pass out challenge. Tantangan ini dilakukan dengan cara menekan dada sekeras-kerasnya selama beberapa waktu sehingga menjadikan pelakunya kejang dan pingsan. Banyak siswa menganggap bahwa acara tersebut merupakan pengalaman yang menegangkan dan menyenangkan.
Tetapi, tanpa disadari oleh para siswa tersebut, mereka pingsan alasannya asupan oksigen ke otak terhenti beberapa saat. Hal itu sanggup menjadikan kerusakan sel-sel otak, dan berakibat fatal ibarat terjadinya kerusakan otak atau kelumpuhan organ-organ vital lainnya. Praktisi kesehatan telah melarang tantangan yang berbahaya ini. Namun, masih banyak yang belum memahami risikonya
www.republika.co.id

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Soal Tes Toefl Dan Pembahasan Tanggapan Structure (Model Test 8)

Soal Tes Toefl Dan Pembahasan Tanggapan Reading (Native American Literature)

Contoh Soal Listening Toefl Beserta Audio Mp3 Kunci Balasan (Complete Test 1 Longman)